Ranah

Huntara Pessel Dikebut, Korban Bencana Segera Tempati

187
×

Huntara Pessel Dikebut, Korban Bencana Segera Tempati

Sebarkan artikel ini
mahyeldi-tegaskan-huntara-harus-aman-dan-layak-bagi-warga-terdampak
Mahyeldi Tegaskan Huntara Harus Aman dan Layak bagi Warga Terdampak

Pessel – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) targetkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Pesisir Selatan rampung pada 10 Januari 2026.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung progres pembangunan huntara di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kamis (1/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan huntara sesuai rencana dan memenuhi kebutuhan warga yang masih dalam kondisi darurat pascabencana.

Mahyeldi menekankan percepatan pembangunan huntara agar masyarakat segera keluar dari pengungsian.

“Kita ingin masyarakat segera keluar dari kondisi darurat. Huntara ini harus dibangun dengan baik, aman, dan nyaman, sambil kita terus menyiapkan solusi hunian yang lebih permanen,” ujar Mahyeldi.

Gubernur juga mengingatkan agar pembangunan huntara memperhatikan aspek kesehatan lingkungan, seperti sirkulasi udara, sanitasi, dan ketersediaan air bersih.

Kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil menjadi perhatian utama.

Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan, Mulyandri Dt. Rajo Intan, menjelaskan total huntara yang direncanakan sebanyak 62 unit.

Saat ini, 22 unit dalam tahap pembangunan, dan 40 unit lainnya masih dalam proses pencarian lahan.

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap sebanyak 94 unit.

Perbedaan jumlah ini disebabkan sebagian warga memilih mengungsi mandiri dan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Mulyandri memastikan tidak ada kendala berarti di lapangan, meski progres sempat melambat akibat cuaca.

Peninjauan ini dihadiri pejabat Pemprov Sumbar dan Pemkab Pesisir Selatan sebagai bentuk koordinasi lintas sektor.