Ekonomi

Irman Gusman Dorong Nagari di Sumbar Jadi Pelopor Kopdes Merah Putih

732
×

Irman Gusman Dorong Nagari di Sumbar Jadi Pelopor Kopdes Merah Putih

Sebarkan artikel ini

rman Gusman menekankan pentingnya koperasi dalam perekonomian Sumatera Barat, mengingat koperasi lahir dari pemikiran Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia.

Solok – Senator DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, menyatakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan.

Ia mendorong nagari (desa) di Sumatera Barat menjadi pelopor dalam implementasi Inpres yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto ini. Pernyataan tersebut disampaikan Irman Gusman saat reses DPD RI di Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (16/10/2025).

Irman Gusman menekankan pentingnya koperasi dalam perekonomian Sumatera Barat, mengingat koperasi lahir dari pemikiran Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia.

Selama ini, desa seringkali hanya menjadi objek pembangunan. Kopdes Merah Putih diharapkan mengubah paradigma tersebut, menjadikan desa sebagai subjek pembangunan yang mandiri secara ekonomi.

Inpres No. 9/2025 merupakan langkah konkret Presiden Prabowo untuk membangun kemandirian desa/nagari dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dari desa. Presiden telah menginstruksikan 18 kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah untuk mempercepat pembentukan koperasi ini.

Irman Gusman, yang juga kader Muhammadiyah, mengajak kepala daerah di Sumatera Barat untuk segera menindaklanjuti Inpres tersebut dengan berkoordinasi hingga tingkat walinagari. Ia menyerukan gotong royong dalam menyukseskan Inpres ini di hadapan Bupati, stakeholder Kabupaten Solok, dan Persatuan Wali Nagari di aula kantor Bupati Kabupaten Solok.

Irman Gusman mengajak perangkat nagari untuk membentuk Kopdes Merah Putih melalui langkah strategis, terpadu, terintegrasi, dan terkoordinasi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Menurutnya, Kopdes Merah Putih sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Ia optimis 80.000 Kopdes Merah Putih dapat mengatasi permasalahan di desa, seperti rantai distribusi yang panjang, keterbatasan modal, dan dominasi tengkulak. Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi dan sosial masyarakat desa, menyediakan sembako murah, layanan simpan pinjam, klinik, apotek, cold storage, hingga distribusi logistik berbasis kearifan lokal.

Pendanaan Kopdes Merah Putih berasal dari APBN, APBD, Dana Desa, dan Bank Himbara melalui KUR. Dengan dukungan tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan memperkuat ekonomi lokal dan menjadikan desa sebagai pusat pembangunan ekonomi nasional.

Para walinagari di Solok antusias menyambut Inpres ini dan siap mewujudkan Kopdes Merah Putih di nagari masing-masing. Mereka menyatakan dukungan penuh kepada Irman Gusman dalam implementasi Inpres tersebut.