EkonomiRanah

KAI Genjot Distribusi BBM di Sumut Pasca Cuaca Ekstrem

1063
×

KAI Genjot Distribusi BBM di Sumut Pasca Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
kai-divre-i-percepat-distribusi-bbm-di-sumut-pascacuaca-ekstrem
KAI Divre I Percepat Distribusi BBM di Sumut Pascacuaca Ekstrem

Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini diambil untuk mempercepat distribusi dan memenuhi permintaan dari Pertamina.

Penambahan frekuensi ini menjadi solusi setelah sempat terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.

“Upaya ini dilakukan untuk mendukung stabilisasi kebutuhan energi masyarakat maupun industri di Sumut,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M As’ad Habibuddin, Sabtu (6/12/2025).

Jenis BBM yang diangkut meliputi Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax.

As’ad menjelaskan, penyesuaian pola operasi angkutan BBM ini signifikan pasca cuaca ekstrem.

“KAI menambah perjalanan angkutan BBM dari 2 perjalanan per hari menjadi 4 perjalanan per hari guna mengakomodir peningkatan permintaan dari Pertamina,” ujarnya.

Penambahan perjalanan ini berlaku sejak 28 November 2025.

Sebelumnya, pada 24-27 November, pasokan BBM ke Sumut terkendala akibat cuaca buruk di laut. Hal ini menyebabkan penundaan kedatangan kapal tanker dan berimbas pada ketersediaan stok di Siantar dan Kisaran.

Sebagai bentuk dukungan, volume BBM yang diangkut melalui kereta api juga ditingkatkan.

KAI mencatat, rata-rata angkutan sebelum cuaca buruk sebanyak 42 gerbong ketel atau sekitar 1.428 KL per hari. Setelah intensifikasi distribusi, jumlah ini naik menjadi 48 gerbong ketel atau sekitar 1.632 KL per hari.

Saat ini, distribusi BBM melalui kereta api melayani dua relasi utama, yaitu Labuan – Siantar dan Labuan – Kisaran. Satu rangkaian kereta api terdiri dari 21 gerbong ketel.

KAI memastikan, operasi angkutan barang, khususnya BBM, tetap mengedepankan prosedur keamanan dan keandalan perjalanan.

“Seluruh sarana dipastikan dalam kondisi baik, laik operasi, dan dipantau ketat untuk menjamin perjalanan berlangsung aman dan lancar,” tegas As’ad.

KAI juga terus berkoordinasi intensif dengan Pertamina untuk menyesuaikan pola distribusi BBM dengan kebutuhan pasar.

“KAI berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran pasokan BBM. Penambahan perjalanan kereta angkutan BBM menjadi langkah strategis agar kebutuhan energi masyarakat, industri, dan layanan publik tetap terpenuhi,” pungkas As’ad.