Padang – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meminta penanganan Sungai Batang Kuranji di kawasan Surau Gadang, Siteba, Kota Padang, dipercepat karena wilayah itu dinilai rawan banjir saat hujan deras. Ia menilai pengendalian sedimen perlu segera diperkuat agar luapan air ke permukiman warga tidak terus berulang.
Zigo meninjau langsung progres penanganan tanggap darurat di sungai tersebut pada Senin (27/4). Kunjungan itu menjadi penutup rangkaian agenda Reses Perorangan masa sidang II tahun 2025/2026 hari pertama di Kota Padang.
Menurut Zigo, debit air Batang Kuranji kerap naik tajam ketika curah hujan tinggi. Kondisi itu membuat potensi banjir di kawasan sekitar menjadi serius dan membutuhkan penanganan khusus.
“Batang Kuranji adalah kawasan yang harus mendapat perhatian khusus. Saat hujan deras, risiko banjir sangat nyata dan mengancam keselamatan masyarakat,” kata Zigo Rolanda.
Ia menegaskan penanganan menyeluruh harus segera dilakukan untuk menekan ancaman banjir dan memastikan sungai tidak lagi membahayakan warga. Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah pemeliharaan berkala melalui pengerukan di bagian muara sungai.
Zigo menyebut pengerukan penting untuk mengatasi sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air. “Dengan pengerukan, kapasitas tampung sungai akan kembali optimal sehingga aliran air menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Selain pengerukan, ia juga meminta langkah tanggap darurat lain dijalankan, mulai dari pembukaan alur sungai, perkuatan dinding penahan, hingga penguatan tanggul di titik-titik rawan. Menurutnya, langkah itu diperlukan untuk mencegah longsor susulan dan melindungi rumah warga di sepanjang bantaran sungai.
“Kita ingin masyarakat di sekitar Batang Kuranji merasa aman. Penanganan ini harus cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tutupnya.






