Padang – MTsN 2 Padang menggelar perpisahan siswa kelas IX di lingkungan madrasah, Rabu (13/5/2026), dengan melepas sekitar 274 siswa pada tahun ajaran 2025/2026 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala MTsN 2 Padang Ramli SPd MPd mengatakan, pembangunan madrasah yang sempat dibantu pemerintah pusat kini telah rampung seluruhnya. Ia menjelaskan, kegiatan perpisahan sebelumnya tidak dilaksanakan setelah adanya pengaduan dari salah satu orang tua siswa kepada Wali Kota Padang yang kemudian diteruskan ke Kemenag Padang.
Menurut Ramli, saat itu Kepala Kantor Kemenag Padang meminta MTsN 2 Padang tidak menggelar perpisahan. Namun tahun ini, acara tersebut akhirnya terlaksana atas inisiatif para siswa dengan iuran sebesar Rp35 ribu per siswa.
Ramli juga mengingatkan para siswa agar tidak minder karena latar belakang ekonomi ketika melanjutkan pendidikan. Ia menegaskan, kondisi fisik maupun keadaan keluarga bukan alasan untuk berhenti mengejar sekolah yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang DR H Yasril SAg MA mendorong para alumni MTsN 2 Padang untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah favorit, seperti SMAN 10 Padang, SMAN 3 Padang, dan SMAN 1 Padang.
“Jangan pernah takut melanjutkan pendidikan ke sekolah yang lebih favorit, membuktikan kita sanggup bersaing sekolah-sekolah favorit,” ujar Yasril.
Ia menambahkan, perpisahan bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan langkah awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Setelah menjadi alumni, para siswa juga diminta menjaga nama baik almamater di luar madrasah.
Yasril turut mengungkapkan dirinya merupakan alumni MTsN 2 Padang. Ia mengenang masa saat menimba ilmu di madrasah itu, ketika bangunannya belum semegah sekarang. Menurut dia, fasilitas dan bangunan madrasah kini telah jauh berkembang.






