Ranah

Padang Pulih: Pemerintah Pusat Dukung Rehabilitasi Sungai Cepat

188
×

Padang Pulih: Pemerintah Pusat Dukung Rehabilitasi Sungai Cepat

Sebarkan artikel ini
target-3-bulan,-rehabilitasi-infrastruktur-sungai-di-padang-jadi-prioritas
Target 3 Bulan, Rehabilitasi Infrastruktur Sungai di Padang Jadi Prioritas

Padang – Pemerintah pusat menjanjikan dukungan penuh untuk pemulihan Kota Padang pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda akhir November lalu.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menegaskan komitmen tersebut saat bertemu dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran, Selasa (30/12/2025).

Pertemuan di kantor BWS itu membahas percepatan penanganan dampak bencana, terutama kerusakan infrastruktur sungai dan sumber air baku.

Fokus utama penanganan meliputi rehabilitasi dan pengamanan infrastruktur sungai, serta perbaikan intake air baku di sejumlah lokasi prioritas.

Lokasi yang menjadi perhatian utama antara lain Batang Kuranji, Air Dingin, serta kawasan terdampak banjir bandang di Batu Busuak dan Nanggalo.

Wali Kota Fadly Amran menekankan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi dalam penanganan pascabencana.

“Kami sangat mengharapkan dukungan BWS Sumatera V untuk mempercepat pemulihan, terutama di titik-titik kritis yang berpotensi memicu bencana susulan,” kata Fadly.

BWS Sumatera V akan menggunakan mekanisme tanggap darurat dan program rehab-rekon untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

Naryo menargetkan penanganan darurat selesai dalam tiga bulan ke depan, sesuai arahan pemerintah pusat.

“Kegiatan yang sudah memiliki perencanaan teknis akan segera diusulkan untuk dieksekusi,” jelas Naryo.

Sementara kegiatan lainnya, akan masuk dalam tahap perencanaan di tahun anggaran 2026.

Naryo juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan partisipasi aktif masyarakat, terutama terkait ketersediaan lahan di sepanjang bantaran sungai.

“Dukungan dan pemahaman masyarakat terkait status lahan sangat diperlukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar,” pungkasnya.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat diharapkan mempercepat pemulihan Kota Padang dan meminimalisasi risiko bencana serupa di masa mendatang.