Ranah

Pemkab Agam Perkuat Etos Kerja Aparatur Melalui Literasi dan Kearsipan

103
×

Pemkab Agam Perkuat Etos Kerja Aparatur Melalui Literasi dan Kearsipan

Sebarkan artikel ini
bupati-agam-gelar-pengajian-rutin-bersama-kepala-opd,-perkuat-nilai-keislaman-dan-budaya-literasi
Bupati Agam Gelar Pengajian Rutin Bersama Kepala OPD, Perkuat Nilai Keislaman dan Budaya Literasi

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam mengintegrasikan nilai religius dengan penguatan etos kerja aparatur melalui agenda pengajian rutin mingguan di Rumah Dinas Bupati, Senin (20/7).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, ini diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sesi spiritual tersebut diawali dengan tadarus Al-Qur’an serta ibadah salat Isya berjamaah guna mempererat tali silaturahmi di antara para pejabat daerah.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Roza Linda, S.H., M.Si., mengisi tausiah dengan mengangkat tema krusial mengenai peran literasi dalam mewujudkan visi Agam Madani.

Roza Linda menegaskan bahwa Islam meletakkan literasi sebagai fondasi utama peradaban, sebagaimana perintah membaca yang menjadi wahyu pertama dalam ajaran agama.

Perpustakaan diposisikan sebagai pusat penyebaran ilmu pengetahuan, sementara kearsipan berperan vital sebagai memori kolektif yang mendokumentasikan jejak pembangunan daerah.

Pengelolaan arsip yang profesional dianggap sebagai cerminan nyata dari nilai amanah, akuntabilitas, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan birokrasi pemerintahan.

Bupati Benni Warlis menyambut positif gagasan tersebut dan meminta agar budaya membaca serta manajemen data dijadikan bagian integral dari etos kerja seluruh aparatur sipil negara.

Ia mendorong perpustakaan untuk bertransformasi menjadi pusat pengembangan wawasan yang dinamis, bukan sekadar ruang penyimpanan buku.

“Nilai-nilai Islam mengajarkan pentingnya menjaga amanah, termasuk dalam mengelola dokumen dan informasi pemerintahan,” tegas Bupati Benni Warlis.

Bupati menaruh harapan besar bahwa komitmen literasi dan tata kelola arsip yang baik akan melahirkan aparatur berintegritas tinggi serta kompeten dalam pelayanan publik.