EkonomiRanah

Riset Timah Nasional: Bangka Belitung Jadi Lokasi Strategis

156
×

Riset Timah Nasional: Bangka Belitung Jadi Lokasi Strategis

Sebarkan artikel ini
pusat-riset-timah-bakal-dibangun-di-bangka-belitung
Pusat Riset Timah Bakal Dibangun di Bangka Belitung

Pangkalpinang – Bangka Belitung akan memiliki pusat riset timah pada tahun 2026. Fasilitas ini diharapkan mampu mendongkrak pengembangan komoditas timah dan menghasilkan ahli pertambangan.

Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Harwendro Adityo Dewanto, mengungkapkan bahwa pembangunan pusat riset ini merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Bangka Belitung.

“Sebagai daerah penghasil timah terbesar kedua di dunia, kita kekurangan tenaga ahli timah karena tidak memiliki pusat riset,” ujar Harwendro dalam Rapat Kerja BPD HIPMI Bangka Belitung, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Harwendro, riset ini krusial bagi keberlangsungan timah Indonesia, terutama bagi Bangka Belitung yang ekonominya sangat bergantung pada sektor ini.

“Riset ini sangat penting dan kami bersyukur Universitas Bangka Belitung siap bekerja sama. Groundbreaking akan dimulai tahun depan,” tegasnya.

Data pemerintah menunjukkan bahwa cadangan timah di Bangka Belitung diperkirakan akan habis dalam 25-30 tahun mendatang.

Namun, Harwendro optimistis bahwa umur timah dapat diperpanjang melalui eksplorasi dan pembukaan sumur baru.

“Timah ditambang sejak tahun 1800-an dan tidak habis karena cadangan kita masih banyak dan bisa dikembangkan,” jelasnya.

Harwendro menyoroti tantangan industri timah saat ini adalah penyelundupan yang merugikan negara dari sektor pajak dan PNBP.

“Sumber daya alam timah kita lari ke negara lain. Saat konferensi timah internasional di Penang, Malaysia Smelting Company mengaku menerima pasokan timah Indonesia 1.000-1.200 ton per bulan,” ungkap Harwendro.

Laporan mengenai penyelundupan ini telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan telah ditindaklanjuti dengan penangkapan para pelaku.

Sebagai hasilnya, produksi timah Indonesia mengalami peningkatan dan target ekspor 54 ribu ton timah tahun ini diprediksi akan tercapai.