Tanjung Raya – Lahan tidur di kawasan Rutan Kelas IIB Maninjau, Kabupaten Agam, kini disulap menjadi area produktif melalui kolaborasi lintas sektor. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi.
Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, meninjau langsung progres pengolahan lahan tersebut pada Selasa (9/6). Dalam kunjungan itu, ia didampingi oleh Wadan Yonif TP 897 Singgalang, Kapten Infanteri Yose Idoletelay, serta Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Joko Prayitno.
Ny. Merry Benniwarlis memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun antara TP PKK, pihak Rutan, TNI, dan Pemerintah Nagari Koto Malintang. Ia menilai langkah ini membawa dampak positif yang luas, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kelestarian lingkungan.
“Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif merupakan salah satu upaya yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan. Sinergi berbagai pihak seperti ini perlu terus didorong dan dikembangkan,” tegasnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Joko Prayitno, menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya dalam proyek ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia berharap hasil panen dari pengelolaan lahan ini nantinya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar rutan.
Senada dengan hal tersebut, Kapten Infanteri Yose Idoletelay menegaskan komitmen TNI untuk terus mengawal dan mendukung berbagai program pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk terlibat aktif, khususnya dalam sektor ketahanan pangan di wilayah tersebut.






