EkonomiRanah

Suku Bunga dan Tarif Awasi Gerak Emas

272
×

Suku Bunga dan Tarif Awasi Gerak Emas

Sebarkan artikel ini
wgc:-prospek-emas-2026-bergantung-tarif-dagang-dan-suku-bunga-as
WGC: Prospek Emas 2026 Bergantung Tarif Dagang dan Suku Bunga AS

Jakarta – Harga emas diprediksi akan sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama pada tahun 2026.

World Gold Council (WGC) menyebutkan perkembangan kebijakan tarif dagang dan tren pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat (AS) menjadi penentu.

Kepala WGC Asia Pasifik (di luar China) dan Kepala Bank Sentral Global, Shaokai Fan, menjelaskan, penyelesaian yang baik atas perselisihan tarif dagang antara AS dan negara lain akan menjaga harga emas tetap stabil.

“Dengan begitu, sebagian risiko di pasar mungkin akan berkurang, sehingga harga emas kemungkinan tidak terpengaruh,” kata Shaokai dalam acara media briefing di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Selain tarif dagang, WGC juga menyoroti potensi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Jika The Fed terus menurunkan Fed Fund Rate (FFR), harga emas diperkirakan akan bergerak positif.

Apalagi, Presiden AS saat itu, Donald Trump, berencana memilih Ketua The Fed yang lebih terbuka terhadap kebijakan penurunan suku bunga.

“Saya kira besar peluang harga emas akan bereaksi positif terhadap perubahan suku bunga,” imbuh Shaokai.

Terkait preferensi bentuk emas, WGC tidak memberikan proyeksi khusus.

Menurutnya, keputusan investasi emas sangat bergantung pada preferensi masing-masing investor.

Sebagian investor lebih memilih emas fisik karena dapat merasakan asetnya secara langsung.

Namun, ada juga investor yang lebih menyukai emas digital karena dianggap lebih praktis dan tidak memerlukan biaya penyimpanan.

“Investor yang lebih menyukai sesuatu yang cepat dan mudah, dengan pemahaman literasi yang baik, kemungkinan lebih memilih emas ETF (reksa dana berbasis emas). Tapi, investor yang lebih menyukai unsur kepemilikan emas fisik secara langsung, tentu lebih memilih emas fisik,” pungkasnya.