Ranah

BEI Evaluasi FCA, Peluang Ganti Mekanisme Perdagangan Saham

310
×

BEI Evaluasi FCA, Peluang Ganti Mekanisme Perdagangan Saham

Sebarkan artikel ini
bursa-efek-indonesia-akan-evaluasi-full-call-auction
Bursa Efek Indonesia akan Evaluasi Full Call Auction

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan Full Call Auction (FCA) sebagai bagian dari reformasi pasar modal.

Evaluasi ini ditargetkan rampung paling cepat pada kuartal II 2026.

Plt. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan peninjauan kebijakan FCA dilakukan secara berkala.

“Kami melihat ada ruang bagi kami untuk melakukan penyempurnaan atau perbaikan atas kebijakan tersebut,” ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

FCA sendiri merupakan mekanisme perdagangan saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus.

Sistem ini mengumpulkan order beli dan jual dalam periode waktu tertentu sebelum dieksekusi pada waktu yang telah ditentukan.

Saat ini, BEI tengah berupaya meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham.

Langkah-langkah yang diambil meliputi pembukaan data kepemilikan saham di atas 1 persen dan peningkatan ketentuan free float minimal dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Upaya ini juga merupakan respons terhadap kekhawatiran dari penyedia indeks global seperti MSCI dan FTSE Russell.

Jeffrey mengindikasikan peningkatan transparansi ini akan berdampak pada ketentuan FCA, dengan potensi pengurangan kriteria dalam skema tersebut.

BEI juga membuka peluang untuk mengganti mekanisme auction dengan continuous trading.

“Karena saat ini kita masih fokus dengan pengembangan untuk FTSE dan MSCI,” pungkas Jeffrey.