Sawahlunto – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar upacara gabungan memperingati Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10).
Upacara yang diikuti seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag ini berlangsung di halaman kantor.
Kepala Kemenag Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, bertindak sebagai pembina apel. Ia membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Dedi Wandra mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani semangat para pemuda tahun 1928.
“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran,” tegasnya.
“Namun semangatnya tetap sama – Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Kemenag Sawahlunto memberikan penghargaan kepada 21 siswa madrasah berprestasi tingkat nasional dan provinsi.
Total hadiah yang diberikan mencapai Rp10 juta sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka.
Selain itu, upacara juga memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba tenis meja Hari Santri.
Kepala Kemenag Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, berhasil meraih juara pertama kategori putra. Sementara Junnidar meraih juara pertama kategori putri.
Rangkaian upacara diakhiri dengan pembacaan teks Pancasila oleh Kepala Kemenag Dedi Wandra.
Dilanjutkan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda oleh staf, serta pengibaran bendera Merah Putih. Upacara berlangsung khidmat, aman, dan lancar.






