KampusKu

AIPKI Gelar Muktamar di UNAND, Bahas Transformasi Pendidikan Dokter

753
×

AIPKI Gelar Muktamar di UNAND, Bahas Transformasi Pendidikan Dokter

Sebarkan artikel ini

Muktamar dibuka secara resmi di ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat (27/6/2025) dan akan berlangsung hingga Minggu (29/6/2025).

bahas-transformasi-pendidikan-kedokteran,-unand-jadi-tuan-rumah-muktamar-aipki-2025
Bahas Transformasi Pendidikan Kedokteran, UNAND Jadi Tuan Rumah Muktamar AIPKI 2025

Padang – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) 2025. Forum nasional ini fokus membahas transformasi pendidikan kedokteran.

Muktamar dibuka secara resmi di ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat (27/6/2025) dan akan berlangsung hingga Minggu (29/6/2025).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Prof. Khairul Munadi, membuka acara dengan pemukulan gong. Ia mengungkapkan pemerintah akan membuka 165 program spesialis baru dalam enam bulan ke depan. Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional.

Dekan FK UNAND, Dr. dr. Sukri Rahman, menyebutkan muktamar ini dihadiri 298 delegasi dari 115 institusi pendidikan kedokteran se-Indonesia.

“Ini adalah momentum penting merumuskan arah baru pendidikan kedokteran nasional,” ujarnya.

Selain sidang organisasi dan pemilihan Ketua AIPKI periode 2026-2028, ada pula sesi *keynote speech* oleh Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto. Diskusi panel dan pameran dari 11 institusi pendidikan serta 5 pelaku UMKM juga menjadi bagian acara.

Muktamar akan ditutup dengan City Tour dan kunjungan ke Kampus UNAND di Limau Manis.

Ketua AIPKI, Prof. Budi Santoso, mengapresiasi FK UNAND atas kesuksesan penyelenggaraan. Ia menyebut persiapan hanya dilakukan dua bulan sejak penunjukan. “Tapi panitia bekerja sangat luar biasa. Pelaksanaannya *excellent*,” katanya.

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menekankan pentingnya karakter dan tanggung jawab sosial dalam transformasi pendidikan kedokteran.

“UNAND melalui FK berkomitmen mendukung transformasi ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan nasional melalui Asta Cita,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyoroti tantangan pemerataan layanan kesehatan di daerah. Rasio dokter umum di Sumbar masih 0,47 per 1.000 penduduk.

“Kami berharap semangat nasionalisme tenaga kesehatan terus dibangun, agar lulusan pendidikan kedokteran siap ditempatkan di berbagai wilayah,” ungkapnya. Sumbar masih kekurangan sekitar 3.122 dokter.

FK UNAND dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar AIPKI 2025. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis memperkuat peran institusi dalam mendorong perubahan sistem pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Tema muktamar adalah “Transformasi Pendidikan Kedokteran Menuju Pelayanan Kesehatan yang Unggul dan Berkarakter.”