Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggandeng Kejaksaan Negeri setempat guna memastikan pengelolaan dana tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 berjalan akuntabel dan transparan.
Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Senin (13/7/2026).
Kolaborasi tersebut menjadi fondasi krusial dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana serta akselerasi pembangunan infrastruktur di Tanah Datar.
Daerah ini telah menerima alokasi tambahan TKD sebesar Rp126,87 miliar yang kini telah terintegrasi dalam struktur APBD 2026.
Sektor infrastruktur mendominasi penggunaan anggaran dengan porsi mencapai Rp98,89 miliar.
Sisanya dialokasikan untuk urusan pemerintahan sebesar Rp14,79 miliar, sektor pertanian Rp9,61 miliar, pendidikan Rp2,08 miliar, serta bidang kesehatan Rp1,50 miliar.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyatakan urgensi pendampingan hukum untuk meminimalisasi potensi kesalahan administrasi dalam pengelolaan dana darurat tersebut.
Fadly berharap sinergi ini memberikan kepastian hukum agar jajarannya berani mengambil kebijakan strategis tanpa menyimpang dari koridor regulasi.
“Sinergi ini bukanlah tameng hukum, melainkan instrumen vital untuk memastikan setiap rupiah anggaran tepat sasaran,” tegas Fadly.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Ryan Palasi, menyatakan kesiapan pihaknya memberikan asistensi hukum sejak tahap perencanaan dimulai.
Ryan menekankan keterbukaan Organisasi Perangkat Daerah dan rekanan sejak awal sangat penting demi menghindari keterlambatan eksekusi program.
Menurutnya, keraguan dalam mengambil keputusan selama ini sering memicu adendum yang justru menghambat optimalisasi penyerapan anggaran.
Inisiatif penguatan tata kelola di Tanah Datar ini menjadi bagian dari agenda strategis percepatan pemanfaatan TKD di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Secara nasional, pemerintah pusat telah mengucurkan dana tambahan sebesar Rp2,639 triliun yang didistribusikan kepada pemerintah provinsi beserta 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.






